Assalamu'alaikum sohib blogger semua........., pagi ini semua pada libur tentunya. Seperti biasa hari minggu saatnya oprek dapur, tapi kali ini aku tidak bagi resep cuma praktek resep Brownies kukus coklat dari sista Tiwi, oleh-oleh dari biliktiwi yang ada di Surabaya. Itung-itung buat nambah koleksi kuliner dan browniesnya buat nemenin blogging...^_^
Hmmm...meski aku cuma blogger jadi-jadian alias asal ngeblog saja, namun juga pingin tuh ketiban ndaru alias keberuntungan. Apa itu...? Yups seperti judul ini...Page Rank tertinggi. Banyak lo temen blogger yang ketiban ndaru atas kebaikan mbah Google padahal mereka diam di rumah malah tak berkarya alias hiatus lama bahkan mati suri!!
"Lo lo lo....gimana to ini???", saya sempat protes ke Kang Tomo pemilik beberapa blog populer, namun beliau yang baik hati hanya senyum maniz dan menjawab dengan bijaksana bahwa semua ada ilmunya juga kebaikan hati sang Pemberi..
Owww...begitu to, bener juga ya semua itu pake ilmu demikian pula segala usaha lainnya. Mencapai Page Rank dalam blogging bisa jadi kebanggaan meskipun pemilik tertinggi kadang tak pasti dalam memberi.
Bagaimana kalo kita mencapai Page Rank tertinggi dari Sang Pemilik Pasti, yakni Illahi Robbi...??? Maqom tertinggi sebagai insan kamil juga sedemikian rumit melewati ujian kesabaran, keihlasan hati juga istiqomah layaknya seorang blogger yang rajin update, rajin BW dan tak henti upgrade ilmu baru. Keimanan juga perlu di up grade biar up to date agar bisa cepat mencapai moqom Illahi yang tertinggi.
Mampukah....?? Yang terpenting berupaya yang terbaik insya Allah kita juga akan mendapat hasil yang terbaik. Syukur-syukur dapat Page Rank dan Maqom yang sama tingginya. Kalaupun tak bisa minimal Page Rank/maqom dari Allah SWT saja yang wajib kita genggam ya...^_^
*ih, brownisnya udah harum nih......, pamit dulu yeuah..*
Tampilkan postingan dengan label Teropong Dapur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teropong Dapur. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 07 Mei 2011
Selasa, 26 April 2011
Kue Wingko LA ala Iffa
seperti biasa, bila hari minggu saatnya obrak abrik dapur..., masak memasak hehe... Kebetulan minggu kemarin dapat pesanan kue wingko dari teman-teman sekantor *pada pingin wingko LA -Lamongan Asli ala Iffa* jadinya mulai pagi aku sudah nongkrong di dapur.
Sebenere dari dulu pingin berbagi resep wingko yang mak nyuss ini tetapi aku selalu lupa ambil fotonya. Nah...kemarin aku ingat so langsung aku jepret aja biar lebih matabbb!!
Oke dech...aku kasih bocoran resepnya ya...
1 kg tepung beras ketan
1 kg gula pasir
4 butir kelapa parut
2 butir telur
2 gelas belimbing air kelapa
semua bahan dicampur dan diaduk *diuleni versi Jawa*, didiamkan beberapa menit. Bila sudah mengembang dicetak di loyang, di oven atau pake happy call *seperti gambar di atas*
mudah kan..? Tetapi perlu diperhatikan saat proses oven harus di bolak balik agar hasil bakaran merata dan benar-benar matang sampai ke dalam.
Resep ini hasil modifikasi dari resep tradisional dan sudah di uji coba lho....!!!
Selamat mencoba yaaaa.....:)
Sabtu, 19 Maret 2011
Asem-Asem Bandeng Hot ala Iffa Hoet
Assalamu'alaikum...., tak seperti biasanya kali ini aku mau berbagi kebiasaanku kalau hari Minggu yakni obrak obrik Dapur....eits maksudku membuat dapur ceria dengan aneka masakan *hmmm sok jadi koki beneran...?*
maklum kalo hari lain masaknya agak terburu-buru karena berpacu dengan waktu untuk aktifitas lain.
Asem-Asem Bandeng ini sebenarnya ada beberapa versi pembuatannya, tapi ini aku buat resep beda dan sudah di uji coba oleh beberapa rekan saya. Langsung aja ke dapur yuuuuukkkk........
Bahan:
1 ekor Bandeng sedang/besar dan segar (segar syarat utama karena mempengaruhi kaldu)
4 siung bawang putih
7 siung bawang merah
3 biji lombok merah besar
7 biji lombok kecil atau sesuai selera pedasnya
1 buah tomat *bisa ditambah atau diganti blimbing sayur*
1 ruas kunyit
1 iris lengkuas
1 iris jahe
2 lembar daun jeruk
1 batang daun pre
garam secukupnya
1/2 sendok teh gula
jeruk nipis *untuk menghilangkan bau amis rendaman bandeng*
Cara Pengolahan Bandeng:
Bandeng dibersihkan dan dipotong-potong menjadi 4~5 bagian, taruh di baskom taburi garam dan jeruk nipis agar tidak amis.
*ciri bandeng segar selain dari warna dan bau juga bisa dilihat saat dipotong. Bila durinya utuh maka itu tandanya masih segar*
Cara Pembuatan Asem-Asem:
- Semua bahan tersebut di atas dirajang atau diiris tipis kecuali lengkuas dan jahe bisa di keprek saja.
- Didihkan air 1/2 gayung ke dalam panci atau wajan
- Masukkan irisan bawang putih, bawang merah, lombok merah, lombok kecil, jahe lengkuas kunyit, daun jeruk
- Tunggu 3 menit lalu masukkan bandeng
- tambahkan garam secukupnya dan gula.
- Biarkan bumbu-bumbu tersebut meresap ke dalam bandeng sampe kaldu bandeng keluar
- jika aroma sedap sudah tercium dan warna bandeng sudah kekuningan oleh irisan kunyit tambahkan irisan tomat atau blimbing sayur dan daun pre
- kecilkan api
- tunggu 3 menit saja dan warna cantik masakan akan terlihat
- masakan sudah siap disajikan
hmmmm....yummmiiiii....!!
Note: semua bumbu tanpa ditumis jadi aman buat yang menghindari kolesterol juga yang lagi batuk. Tapi rasa tetap hmmmm....mantafff!
maklum kalo hari lain masaknya agak terburu-buru karena berpacu dengan waktu untuk aktifitas lain.
Asem-Asem Bandeng ini sebenarnya ada beberapa versi pembuatannya, tapi ini aku buat resep beda dan sudah di uji coba oleh beberapa rekan saya. Langsung aja ke dapur yuuuuukkkk........
Bahan:
1 ekor Bandeng sedang/besar dan segar (segar syarat utama karena mempengaruhi kaldu)
4 siung bawang putih
7 siung bawang merah
3 biji lombok merah besar
7 biji lombok kecil atau sesuai selera pedasnya
1 buah tomat *bisa ditambah atau diganti blimbing sayur*
1 ruas kunyit
1 iris lengkuas
1 iris jahe
2 lembar daun jeruk
1 batang daun pre
garam secukupnya
1/2 sendok teh gula
jeruk nipis *untuk menghilangkan bau amis rendaman bandeng*
Cara Pengolahan Bandeng:
Bandeng dibersihkan dan dipotong-potong menjadi 4~5 bagian, taruh di baskom taburi garam dan jeruk nipis agar tidak amis.
*ciri bandeng segar selain dari warna dan bau juga bisa dilihat saat dipotong. Bila durinya utuh maka itu tandanya masih segar*
Cara Pembuatan Asem-Asem:
- Semua bahan tersebut di atas dirajang atau diiris tipis kecuali lengkuas dan jahe bisa di keprek saja.
- Didihkan air 1/2 gayung ke dalam panci atau wajan
- Masukkan irisan bawang putih, bawang merah, lombok merah, lombok kecil, jahe lengkuas kunyit, daun jeruk
- Tunggu 3 menit lalu masukkan bandeng
- tambahkan garam secukupnya dan gula.
- Biarkan bumbu-bumbu tersebut meresap ke dalam bandeng sampe kaldu bandeng keluar
- jika aroma sedap sudah tercium dan warna bandeng sudah kekuningan oleh irisan kunyit tambahkan irisan tomat atau blimbing sayur dan daun pre
- kecilkan api
- tunggu 3 menit saja dan warna cantik masakan akan terlihat
- masakan sudah siap disajikan
hmmmm....yummmiiiii....!!
Note: semua bumbu tanpa ditumis jadi aman buat yang menghindari kolesterol juga yang lagi batuk. Tapi rasa tetap hmmmm....mantafff!
Langganan:
Postingan (Atom)

